SURABAYA — Kepedulian TNI terhadap kelestarian lingkungan terus diwujudkan melalui aksi nyata. Dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI, Koramil Rungkut Kodim Surabaya bersama Forkopimcam Gunung Anyar menggelar Aksi Penanaman Sejuta Pohon di SMPN 62 Surabaya, Jalan Raya Gunung Anyar Jaya, Kecamatan Gunung Anyar, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat dan Makmur.” Penanaman pohon tidak sekadar menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT TNI, tetapi juga menjadi langkah nyata untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya di kalangan generasi muda.
Danramil Rungkut Mayor Inf Sumarji memimpin langsung kegiatan bersama unsur Forkopimcam Gunung Anyar. Kehadiran prajurit TNI bersama jajaran pemerintah kecamatan, kepolisian, sekolah dan masyarakat menunjukkan bahwa menjaga lingkungan membutuhkan semangat gotong royong dan keterlibatan semua pihak.
“Menanam pohon hari ini merupakan investasi untuk masa depan. Kami ingin anak-anak sekolah tidak hanya melihat kegiatan ini sebagai seremoni, tetapi juga memahami pentingnya menjaga dan merawat lingkungan sejak dini, ” ujar Danramil Rungkut.
Aksi tersebut juga melibatkan para guru dan siswa SMPN 62 Surabaya. Keterlibatan pelajar menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran lingkungan sejak usia sekolah. Pohon yang ditanam diharapkan dapat dirawat dan tumbuh menjadi penghijauan yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Gunung Anyar, Kapolsek Gunung Anyar, Kepala SMPN 62 Surabaya, Lurah Gunung Anyar, anggota Koramil 0830-11/Rungkut dan Polsek Gunung Anyar, Kasitrantib Kelurahan Gunung Anyar, guru, Ketua RW 04, Ketua RT 11/RW 04 serta para siswa SMPN 62 Surabaya.
Melalui Aksi Penanaman Sejuta Pohon ini, jajaran Koramil Rungkut menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat. Semangat HUT ke-81 TNI diharapkan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan generasi mendatang.

Achmad Sarjono