Surabaya - Dalam rangka mendukung kelancaran program pemerintah di bidang pemenuhan gizi bagi pelajar, Babinsa Kelurahan Ngagelrejo Koramil Wonokromo jajaran Kodim Surabaya Serka M. Yusuf dan Sertu Muktar K, melaksanakan pendampingan dan monitoring pendistribusian program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada sejumlah sekolah penerima manfaat di wilayah Kelurahan Ngagelrejo, Kecamatan Wonokromo, Rabu (17/6).
Kegiatan pendampingan dilakukan untuk memastikan proses distribusi makanan bergizi berjalan lancar, tepat sasaran, dan diterima langsung oleh para siswa serta tenaga pendidik yang menjadi penerima manfaat program. Kehadiran Babinsa juga merupakan bentuk dukungan TNI AD terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan pemenuhan gizi anak usia sekolah.
Sebanyak lima sekolah di wilayah Kelurahan Ngagelrejo menjadi sasaran pendistribusian MBG, yakni SDN Ngagelrejo I, SDN Ngagelrejo III, SMPN 12 Surabaya, SMP/SMK Brawijaya Sapta, dan SMP Jalan Jawa. Di SDN Ngagelrejo I, bantuan disalurkan kepada 921 siswa dan tenaga pendidik yang terdiri dari 430 paket besar dan 491 paket kecil. Sementara di SDN Ngagelrejo III, sebanyak 350 siswa dan tenaga pendidik menerima bantuan dengan rincian 194 paket besar dan 156 paket kecil.
Untuk SMPN 12 Surabaya, pendistribusian tidak dilaksanakan karena kegiatan belajar mengajar sedang libur. Sedangkan di SMP/SMK Brawijaya Sapta, sebanyak 60 siswa dan tenaga pendidik menerima 60 paket besar. Adapun di SMP Jalan Jawa, distribusi diberikan kepada 141 siswa dan tenaga pendidik dengan jumlah 141 paket besar.
Secara keseluruhan, program Makan Bergizi Gratis pada hari tersebut menjangkau 1.472 siswa dan tenaga pendidik di wilayah Kelurahan Ngagelrejo. Program ini diharapkan mampu membantu pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik sehingga dapat mendukung kesehatan, pertumbuhan, dan peningkatan konsentrasi belajar di sekolah.
Babinsa Kelurahan Ngagelrejo menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan monitoring dan pendampingan guna memastikan seluruh rangkaian program berjalan aman, tertib, dan sesuai sasaran. Selain itu, koordinasi dengan pihak sekolah dan penyedia layanan MBG terus dilakukan agar distribusi dapat berlangsung efektif dan memberikan manfaat maksimal bagi para penerima.
Selama kegiatan berlangsung, proses pendistribusian berjalan dengan lancar, tertib, dan mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun para siswa. Kehadiran Babinsa di lapangan juga memberikan rasa aman serta memastikan seluruh bantuan tersalurkan dengan baik kepada para penerima manfaat.
