Surabaya - Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terus diperkuat melalui sinergi TNI bersama komponen pemerintah lainya. Rabu (19/8/2026), anggota Koramil Wonokromo jajaran Kodim Surabaya, Sertu Deni Usman P dan Sertu Misbahul Munir, turut melaksanakan kegiatan Satgas Terpadu Penanganan Premanisme dan Ormas bermasalah di Kota Surabaya.
Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Pos Satgas Anti-Premanisme dan Mafia Tanah, Jalan Balong Sari, Kecamatan Tandes, Surabaya.
Dalam kegiatan tersebut, personel Koramil Wonokromo bersama jajaran samping melakukan koordinasi dan penguatan langkah bersama dalam rangka menangani potensi gangguan yang dapat mengganggu Kamtibmas, iklim investasi, serta dunia usaha di wilayah Kota Surabaya.
Kehadiran personel TNI melalui jajaran kewilayahan menjadi bagian dari komitmen untuk membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan aparat terkait. Langkah terpadu tersebut diharapkan mampu menciptakan rasa aman sekaligus memberikan kepastian bagi masyarakat dan pelaku usaha dalam menjalankan aktivitasnya.
Babinsa sebagai ujung tombak TNI AD di wilayah terus berperan aktif dalam membantu menjaga kondusivitas lingkungan. Melalui koordinasi dan komunikasi dengan berbagai unsur, setiap potensi gangguan keamanan diharapkan dapat diantisipasi sejak dini.
Kegiatan Satgas Terpadu berlangsung tertib dan aman. Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan semakin memperkuat upaya menciptakan Kota Surabaya yang aman, nyaman, kondusif, serta mendukung pertumbuhan investasi dan dunia usaha.

Achmad Sarjono